Hanya ada helaan napas yang berat dan pandangan yang kosong pada seseorang gadis bernama Milia. Pikirannya kini terasa berat, di satu sisi dia kasihan pada seorang pria yang berbaring lemas dan hanya tinggal sendirian, di sisi lain dia merasa harus pulang dan tak mau berlama-lama di sini. Milia beranjak bangun dari posisi duduknya. Dia tak mau seperti ini. Mumpung dua sahabat Deon masih belum jauh dan mungkin masih ada di pekarangan rumah, Milia pun langsung berlari. "Ets …." Milia berhasil menarik kerah baju Andreas dan Riko dari belakang. Untung dua pria ini sedang tidak berbicara yang tidak-tidak, takut ketahuan nanti. "Eiihhhh ….” Keduanya menoleh ke belakang, masa iya mereka ditarik setan, tidak mungkin. Atmosfer langsung berubah, bahkan bulu kuduk keduanya langsung terbangun mel

