"Aden, awas nanti kena pecahan kacanya." Nelson tidak tahu kenapa foto ayahnya tiba-tiba jatuh tanpa diduga, tidak ada angin tidak ada hujan foto Nelson dan ayahnya jatuh dan kacanya pecah. Bibi khawatir jika Nelson terluka karena itulah dia langsung berlari dan meminta Nelson untuk tetap diam saat ini. "Ayah, Bibi? Ayah!" "Ayah sedang bekerja, Den." "Tidak, telpon Ayah." "Bentar ya, Den, Bibi bersihkan kaca ini dulu agar tidak melukai, Aden." Nelson duduk di sofa dengan perasaan tidak tenang, dia ingin bertemu ayahnya. Entah apa yang terjadi tapi hati Nelson sedih tanpa bisa di duga. Bibi yang sudah selesai membersihkan kaca pun langsung menghampiri Nelson. Dia takut jika Nelson menangis karena terluka akibat pecahan kaca. "Mana yang sakit, Den?" "Ayah, telpon Ayah." Bibi yang me

