Sorry

2191 Kata

"Ainun benar-benar gak mau pulang Bi, Dia bahkan sekarang lagi makan lobster sama Azka." Bian berujar gemas disebrang sana, kesal dengan Ayahnya yang masih saja tidak percaya. Mana mungkin dirinya berani berbohong kepada orangtua? Lagi-lagi jawaban itu, Anam menghela napas sembari menggaruk dagunya. "Maksud adikmu itu apa sih Bian, pergi sampai seminggu begini? Ninggalin suami pula." Tanya Anam tak habis pikir, puteri cantiknya itu bermain pada level yang sangat sulit sampai-sampai dirinya tidak bisa menyelesaikan permainan ini. Mata Bian kini menatap adik kembarnya yang sedang asik menyantap hidangan seafood sembari sesekali terkikik geli, lalu kembali berkata pada Ayahnya lewat telepon. "Udah hampir tujuh belas kali Bian bilang sama Abi, Inun katanya mau ngetes suaminya dan juga ini k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN