Sebuah labirin yang luas, dengan ujung yang berada entah dimana. Deon, Brian, Aksa, Arvin, Mirza, Nevan, dan juga Darel, mereka terjebak di sana. "Aaaa!!!" "Kak Brian kau dimana?!!" "Aksa?!!" "Darel, aku di sini!!" "Nevan?!!" "Mirza, bisakah aku menemukanmu?!" "Kak Arvin?!!" "Kak Deon, tolong tuntun aku untuk keluar dari sini!" Mereka saling berusaha mencari satu sama lain, mencari jalan keluar agar bisa kembali berlari bersama. Mirza berlarian kesana kemari, namun hanya jalan buntu yang ia temui. Aksa nampak frustasi, amarahnya mulai tak terkendali dan menendang sisi labirin itu. Nevan terus menyusuri labirin dengan kaki mungilnya, berharap ia bisa segera menemukan jalan. Darel terduduk lemah, tiba-tiba saja di tempatnya berada dihujani kelopak lily putih yang berguguran. Ia men
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


