Setelah kejadian makan malam itu. Danis perlahan mencoba untuk menjauhkan Key dan Isyana tanpa sepengetahuan mereka berdua. Namun takdir berkata lain. " Sayang, kenapa Sonya harus kembali dalam kehidupan kita. Bahkan akan menjadi keluarga kita. rasanya Aku tidak sanggup " kata Danis frustasi " Mas kita harus sabar. Kita pakai pikiran yang jernih dan hati yang tenang. Kita berdoa saja agar Tuhan kasih jalan terbaik buat kita semua terkhusus buat anak - anak kita. " kata Amel menenangkan Danis " Ahhhhhhh ! Aku tidak tahu. Aku benar - benar bingung. Atau Key kita pindah saja kuliahnya di luar negeri, Sayang ? " kata Danis " Mas, jangan mengambil keputusan yang melukai anak - anak, Sayang. Hanya demi perasaan kita. " bela Amel " Aku tidak ingin Kamu terluka lagi dan Aku tidak mau hidup di

