" Mas, banyak banget. Mas mau buka toko perlengkapan bayi ? " kata Amel " Ha ...... ha ..... habisnya enggak tahu mana yang harus dibeli Sayang. Ya udah pas kamu cari - cari Aku tanya pelayan perlengkapan bayi. " lata Danis senyum " Iya tapi kan enggak usah banyak begitu mas buang - buang duit. Lagian kan kalau bayi itu cepet besar. Ya udah ini cukup jangan ambil lagi. " kata Amel " Iya iya Sayang " sambil meraih pinggang Amel dan mencium puncak kepala Amel Setelah mereka selesai belanja keperluan bayi. Langsung pulang karna takut Amel kecapekan dan bayinya kontraksi. Tak terasa kandungan Amel sudah 9 bulan tinggal menunggu hari kelahiran. Amel yang sudah merasa berat membawa badannya. Tiap malam susah tidur dan bolak - balik kamar mandi.tiba - tiba jam delapan malam perut Amel sakit

