“Ayo, Julia. Cepat kemari!” bisik Regina dengan nada berteriak. “Bagaimana dengan yang lain?” tanya Julia seraya menerima uluran tangan Regina. “Jangan khawatirkan soal itu. Mereka sudah punya tempat aman untuk bersembunyi. Yang terpenting sekarang, kau harus pergi dari tempat ini tanpa ketahuan oleh mereka!” Mereka berdua masuk ke dalam lorong bawah tanah melalui sebuah pintu di lantai dapur. Lorong itu tidak terlalu sempit, namun Julia merasa lorong itu begitu panjang hingga ia merasa ragu apa ia mampu sampai ke ujung sana. “Bertahanlah. Disini setidaknya mereka tidak akan mencium baumu,” kata Regina. Suara keributan terdengar dari belakang mereka. Tidak lama kemudian, sekumpulan orang-orang dalam kawanan seperti anak kecil dan para orang tua datang dan melihat mereka berdua. “Perg

