Seakan tak ingin menyerah, mobil yang dikendarai Bayu dan Angel terus mengejar mobil Daffa yang sudah melaju dengan kencang. Apapun yang terjadi, dua manusia itu tidak akan membiarkan Sidney dan Paris kembali bersatu. Terutama Angel, wanita itu sudah dibutakan oleh cinta yang tak berbalas. Dia sangat tidak rela jika mantan kekasihnya bisa hidup bahagia dengan istrinya sementara ia sendiri masih terlunta-lunta akan perasaannya yang tetap setia menginginkan Paris kembali. "Tambahkan kecepatannya, Bayu! Jangan sampai kita kehilangan jejak mereka...." teriak Angel mengomando. "Ini sudah kupercepat, tidak bisakah kau berhenti menyuruhku seperti aku ini seorang sopir di matamu?" balas Bayu tak ingin kalah. "Jangan mencoba melarangku jika kau saja tidak becus dalam mengemudi. Berikan padaku

