Bab 102. Ragu

1013 Kata

"Apa kamu ngelakuin semua ini biar aku berubah pikiran supaya kita nggak jadi pisah?" tanya Aura, berusaha tenang, tapi sialnya suara yang keluar malah bergetar di ujung kalimat. Firdaus tersenyum dengan mata berkaca-kaca, lalu ia menggeleng perlahan. "Aku nggak akan maksa kamu buat bertahan sama aku kalau itu memang menyakiti kamu. Kalau pada akhirnya kamu tetap pada keputusanmu dan kamu mau pisah, Insya Allah aku akan belajar ikhlas asalkan keputusan yang kamu ambil itu buat kamu bahagia. Aku sadar, kesalahanku beberapa bulan terakhir ini memang fatal, aku udah mengabaikan tanggung jawabku sebagai seorang suami dan ayah. Aku mengingkari janji-janjiku karena aku lebih peduli sama Meisya dan Vino yang aku pikir mereka jadi tanggung jawabku sepenuhnya setelah Victor koma. Tapi ternyata ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN