Dairy Celia Aku merindukan segala yang ada pada dirimu. Aku rindu kedua matamu yang terbuka, Aku rindu senyummu, Aku rindu tawamu, Aku rindu suaramu, Aku rindu setiap tingkah romantis yang selalu kau lakukan padaku. Setiap detik, menit dan jam. Ku harap selamanya. Tetapi aku merasa asing dengan dirimu yang sekarang. Lihatlah! Tubuhmu terbaring di atas ranjang putih itu. Aku bertanya, apakah kau tidur? Ya kau tidur tapi, kenapa kau tidak bangun-bangun juga? Apakah kau tidak bisa merasakan keberadaanku di dekatmu? Aku ingat, waktu itu saat aku menghampiri dirimu yang berbaring diatas ranjang. Lalu kau bangun dan langsung menghadiahi aku sebuah kecupan dan pelukan hangat. Tapi, kenapa kini aku menghampiri dirimu yang berbaring diatas ranjang putih itu kau tidak bergerak? Ada

