XX. Ketahuan

1437 Kata

Jakarta, 2021. Pagi-pagi buta Grizella sudah siap di depan rumah dengan seragam dan tas di punggungnya. Gadis itu sudah menenteng jaket di lengannya sambil memainkan ponsel. Kepalanya sesekali mendongak, celingak-celinguk menatap ke seluruh penjuru, berharap seseorang segera datang menjemputnya. Di sisi lain ada Aarave yang baru saja membuka pintu garasi. Laki-laki itu masih berkaos polos dan menggunakan boxer saat menatap Grizella yang sudah rapi. Badannya seolah kaku enggan pergi dari sana, matanya benar-benar tidak lepas dari Grizella yang lengkap dengan rambut gelombang miliknya. Laki-laki itu mengepalkan tangan begitu Raka menghentikan motornya di depan Grizella. Wajahnya kian mengeras saat dengan mesranya Raka memakaikan helm kepada Grizella. “Kenapa harus nggak suka?” tanyan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN