XLIII. Masalah Laki-laki

1500 Kata

Jakarta, 2021. Suara canda dan tawa memenuhi ruang tamu rumah Grizella. Banyak yang datang ke rumahnya termasuk beberapa teman sekelas. Mereka menjenguk Grizella yang baru saja keluar dari rumah sakit. Orang tua si kembar jelas dengan suka cita menyambut mereka. Grizelle yang duduk di sebelah Grizella pun sedikit canggung karena kehadiran mereka. Grizelle tidak mengenal mereka, apalagi dua orang yang sering bersama Grizella menatapnya dengan sengit sedari tadi. “Besok sekolah, ya, La?” tanya salah seorang laki-laki dari kelasnya. Marva yang duduk di dekat laki-laki itu segera menggeplak kepalanya tanpa pikir panjang. “Nggak usah sok care deh!” “Mampus!” ejek Pita diiringi tawa anak-anak lain. “Posesif sekali mas Marva ini.” “Alay, Marva tuh!” ejek Raka. Grizella terkikik me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN