Natella membuka pintu mobil putih yang terparkir di depan pagar, dia masuk dengan helaan napas kesal dan keluhan, "Kenapa ngga bilang dari kemarin sih Ka?" Masih keluhan yang sama dengan yang ia ungkapkan di telepon. Arka memperhatikan cewek yang baru masuk itu sebentar, setengah mukanya ditutupi masker sementara rambutnya terlihat lurus bergelombang di bawah hasil catokan. Sore ini, Natella memakai dress berkera sabrina berwarna biru langit, panjangnya hanya setengah paha, dipadukan dengan tas selempang berwarna putih, berikut sepatu berwarna senada dengan salah satu tas terbaiknya itu. "Nggak sopan banget kan kalau aku ketemu sama kakak kamu pake masker segala." "Nat." panggilnya. Cowok yang mengenakan kemeja rapi itu belum melajukan mobilnya, masih memandang ke arah Natell

