“Jadi suami kamu dekat sama cewek, terus ada anak kecil juga bareng mereka?” Riana akhirnya memilih untuk menemui Helen, tidak jadi pulang ke rumah karena dia butuh teman untuk mencurahkan isi hatinya. Setelah menimbang-nimbang akhirnya Riana pun menceritakan semua yang sedang dia rasakan kepada Helen. Selain sang adik, Helen adalah orang yang kerap kali menjadi tempat dia mencurahkan isi hatinya. Riana hanya butuh pendengar agar perasaannya bisa sedikit lega. “Iya, mereka kelihatan cocok kaya keluarga.” “Kamu lagi cemburu kan, Na?” tanya Helen membuat Riana mendengkus. Cemburu katanya? Mana mungkin dia cemburu. “Nggak lah! Ya .. aku cuma—“ “Udah, Na. Lagian kenapa harus bohong sih, bilang aja kalau kamu itu lagi cemburu karena suami kamu dekat sama perempuan lain yang udah pu

