Tina akhir akhir ini sibuk dengan tugas sekolah. dia jarang bermain bersama hayati. dia tidak tahu diam diam hayati menaruh lamaran kerja di perusahaan di kota lain. akhir pekan Tina menyempatkan diri maen keluar bersama hayati sekedar makan mie ayam dan bakso.
saat itu hayati bercerita kalo dia bulan depan berangkat kerja ke kota lain. sebut saja kota itu Surabaya.
" tin bulan depan aku berangkat ke Surabaya!"
'" ngapain ke Surabaya?"
" aku naruh lamaran beberapa bulan lalu dan Alhamdulillah aku diterima"
"kenapa kamu gak bilang sih!"
"maaf kamu kan sibuk bikin proposal jadi takut kamu terganggu"
"tar aku maen Ama siapa kalo kamu disurabaya? ??"
"nanti juga ada temen temen kamu disini"
"tar siapa yg nemenin aku pas maen d rumah?"
"Khan da anak anak"
????.
selesai makan mereka kembali pulang ke rumah Tina. mereka ngobrol lama d depan rumah Tina.
teman cowok Tina berdatangan satu persatu. akhirnya obrolan makin seru karena banyak personelnya.
Teman teman Tina ada mamad.yanto.edi .Roni. mereka ngobrol masalah teman di sekolah. obrolan yg mereka lakukan itu hanya nyleneh yang bikin ketawa semuanya. ada ledek ledekan. ada yang usil juga. ada yang pacaran. yang mereka bahas entah apa aja yang lewat dalam pikiran mereka.
"tin mang Joni gak maen?" tanya temen Tina
"enggak kemaren udah maen!" jawab Tina.
"kamu serius gak sih Ama dia?"
"lihat tar aja ya gak bisa ngomong."
"dia kan dah dewasa! kayaknya serius deh ma kamu"
"ya Khan aku masih sekolah.khan gak tau jodoh kita siapa. jalanin aja dulu kalo ada yang lamar ya itu berati jodohku."
obrolan mereka berakhir membahas bulan depan hayati berangkat ke Surabaya. ada yg sedih. ada yg minta ikut. ada yg nitip oleh oleh. ada yg ada ada aja.
"hayati tar kamu disana Ama siapa?"
"tar aku ngekos"
"sendirian dong. ikut ya"
"eh gak boleh lah."
"kerja di pabrik apa?"
"garmen".
"hati hati ya. ingat kita kita yg disini kalo sudah kerja."
"iyalah gak mungkin aku lupa".
hari sudah larut hayati dipanggil kakaknya disuruh pulang.
setelah hayati pulang temen temen yg lain juga pulang ke rumah masing masing.
Tina bercerita tentang kerjaan hayati ke ibunya. Tina minta izin ibunya nanti setelah Tina lulus nyusul hayati ke Surabaya. kata ibunya Tina sekolah dulu yang bener biar itu urusan nanti aja.
Tina gak nyangka hayati secepat itu dapet kerjaan. sebenernya Tina punya temen banyak. tetapi hanya hayati temen yang bisa diajak maen dan Deket rumah Tina. walau mereka bukan seangkatan tapi mereka satu server yaitu sama sama suka jalan.
tidak ada hayati tanpa Tina. begitu juga tidak ada Tina tanpa hayati. mereka saling mengisi saling berbagi dalam susah maupun senang. entah bagaimana ceritanya mereka bisa satu server. Tina anak orang yang terpandang dan hayati anak orang biasa tetapi mereka saling mengisi satu sama lain. Tina selalu menjadikan hayati sahabat rasa saudara. susah senang mereka saling suport.
kebiasaan buruk mereka suka jalan sampai lupa waktu. maklum anak ABG kalo maen lupa kerjaan. mumpung masih muda di puasin kalo maen. nanti dah kerja dan rumah tangga udah gak bisa keluyuran.
Tina sedih sendirian di kamar. dia galau mendengar kalau dia ditinggal hayati. tapi bagaimana lagi. hayati harus membantu ortunya untuk mencari nafkah. Tina masih sekolah jadi harus fokus dengan pelajaran sekolah.
keesokan hari seperti biasa Tina sekolah dan pulang Tina belajar kelompok bersama Yoyok yoga dan Anang. proposal sudah harus selesai dan segera dikumpulkan jadi tidak ada waktu untuk maen maen lagi. mereka bekerja sama dalam menyelesaikan tugas itu.
tugas selesai dikerjakan besok tinggal mengumpulkan. Anang yang ditugaskan untuk mengumpulkan tugas itu karena dia lebih dikenal guru daripada kita bertiga. selesai belajar kelompok mereka pulang ke rumah masing masing. Tina ke rumahnya Anang boncengan sama yoga yang satu daerah.
pulang dari belajar kelompok Tina langsung bersih bersih terus tidur. belum sampai tidur dipanggil kakaknya yang serumah dengan Tina untuk bantu menjaga keponakannya. iya itu alasan kenapa Tina jarang kelayapan.
Tina bermain dengan ponakannya ke rumah tetangga.
"tin mang cowok kamu siapa?" tanya tetangga
"cowok yg mana?" jawab Tina.
"yang biasa maen kesini?"
" oh itu namanya Joni "
" lha bukannya kamu pacaran ma Harto?"
"Harto ma temen maen doang".
"tapi dulu sering kerumah kamu Khan!"
"iya sih tapi cuma temenan, pernah juga dia nemenin aku jagain ibu di rumah sakit" jawab Tina
"trus kenapa gak pacaran?"
"orang gak bilang suka ya tak pikir cuma temenan aja."
"oh gitu!, lha kalo Joni?"
"Joni bilang suka dan tanya mau gak jadi pacarku ya jadinya kita pacaran dah".
" eh udah ya mau pulang biar nih bocil mandi dulu. maklum belum dimandiin" pamit Tina.
"iya Sono pulang dah sore".