Bab 52.

574 Kata

Mata Zeo membulat! Sejak kapan Gladys memegang senjata api? Kenapa dia terlihat sangat berbeda? Tapi semua itu tentu saja membuatnya semakin b*******h dan panas. “Aku tak sabar menunggu itu terjadi.” Zeo manarik pistol milik Gladys dan mendekatkan pada kepala. “Tembak sekarang dan katakan bahwa kau tak menunggu diriku! Bahwa kau tak mencintai aku dan hanya berpikir ini adalah jalan terbaik.” Gladys tak bisa bicara lagi, dia sangat gugup bahkan getaran tubuhnya semakin hebat. “Jangan ganggu saya,” “Aku tak mungkin mengganggu dirimu, Gladys” jawabnya pelan sambil mendekatkan diri dan mencium lagi bibir wanita tersebut yang tak henti bergetar. Zeo sangat merindukan Gladys padahal satu hari wanita itu kabur dari rumah. Hatinya tak menentu dan ada sedikit rasa penyesalan setelah pertengkaran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN