Inilah yang Zeo hindari, menikah dengan Gladys tanpa orang lain tahu kecuali keluarga. Padahal dia sudah mengatakan pada wanita itu agar hubungan mereka di umumkan. Tapi Gladys yang tak percaya diri lebih memilih pernikahan yang damai, dan tercatat oleh Negara. “Oke, rapat selesai dan saya akan mengakhiri ini dengan keputusan bersama yang sudah di sepakati.” “Eh Tuan Zeo, bagaimana kalau kita makan siang seperti biasa.” Sarah mengangkat tangan memberi kode seperti biasa. Zeo tersenyum manis, “Maaf Nyonya saya harus cepat kembali ke rumah. Ada keperluan mendesak.” Sarah terdiam sejenak, sedangkan sang sekretaris, Soraya. Merasa dirinya menang kali ini karena dia pikir pemenang hari ini adalah dirinya. Sudah cukup lama untuk terakhir kalinya bersetubuh dengan pria tampan ini, Sora berguma

