Bab 12.

792 Kata

Bukan Zeo namanya jika tidak memaksa. Pria itu pun memberanikan diri untuk masuk secara diam-diam, sembari dalam hati tidak berhenti mengumpat. Terserah saja jika ada yang mengatakan ini sudah terlambat. Yang penting dia bertemu dengan Gladys, hanya itu yang ada dalam pikiran Zeo saat ini. Dengan memanjat pagar rumah itu Zeo meyakini dirinya jika Gladys juga ingin bertemu. “Gladys.” Ucap Zeo saat melihat wanita itu di depan mata. Namun emosi Zeo sungguh tidak terbendung saat wanita yang dia inginkan sedang tersenyum penuh arti pada Jacob, si pria yang Steve ceritakan. “Tuan, apa anda merasa sangat yakin?!” “Tentu saja! Bayi ini akan mirip denganmu. Anak laki-laki akan sangat mirip dengan ibunya! Aku yakin dia akan jadi anak yang pintar dan baik seperti dirimu, Gla.” Senyum Gladys tak b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN