Bab 29

1329 Kata

“Senang-senang? Kamu yang senang, isteri kamu tersiksa. Kamu itu punya anak perempuan, Ibu kamu ini perempuan. Coba bayangkan wanita-wanita yang kamu sayangi dilukai oleh orang lain, pasti kamu enggak mau kan?” Daffa menggeleng.”Enggak, Ma.” “Makanya, jangan macem-macem. Kamu dan Nindy menikah karena jalan yang salah. Sudah...sampai di situ saja kesalahan kalian. Setelah itu kalian jalani semuanya dengan baik. Kalian ini saling mencintai, ingat anak-anak kalian. Ini hanyalah cobaan dalam berumah tangga. Kalian harus saling membuka diri, ceritakan apa yang kalian rasakan. Bicarakan baik-baik pada pasangan,”lanjut Maa. Nindy terisak-isak mendengar perkataan sang Mama mertua. Daffa menoleh ke arah Nindy, perlahan hatinya luluh. Ia merengkuh tubuh sang isteri. Mendapat pelukan hangat dari s

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN