NADA menggigit kuku jarinya khawatir. Apakah keputusannya benar? Baru saja dia meninggalkan kedua laki-laki itu tidur di sofa depan televisi. Hanya saja dia tak yakin, apakah akan terjadi keributan lagi? Mengapa rasanya mereka tak akan pernah bisa akur? Hampir setengah hari Nada berusaha menguatkan diri dengan ocehan tak penting dari kedua laki-laki yang saling menyindir. Sejak saat itulah Nada merasa sangat lelah dan ingin cepat-cepat tidur, tapi ia tak bisa. Akhirnya Nada turun dari tempat tidur dan mengintip dari pintu kamar. Semua lampu dan televisi sudah dimatikan. Hanya menyisakan lampu kecil di samping sofa yang Hatra tempati. Tak ada suara apa pun. Nada melongok lebih jauh untuk memastikan keduanya sudah tidur. Nada dapat melihat Grizzly memejamkan mata, sedangkan Hatra tertu

