"Bu Luna tidak mau mengadukan penyebab keguguran beliau karena takut bapak akan marah dan menuduh Bu Luna memfitnah Tiara seperti sebelum-sebelumnya." Air mata tak lagi dapat dibendung mendengar kalimat demi kalimat yang keluar dari mulut Mbok Asih. Betapa bodohnya aku selama ini. Istriku pasti sangat menderita. Sayang, maaf! Tiara. Aku bersumpah tidak akan melepaskannya begitu saja. Mereka harus bertanggung jawab atas apa yang dialami istriku. Tapi, sebelum itu aku harus bisa mencegah keluarga Luna melayangkan gugatan cerai ke pengadilan dan membawa istriku kembali ke rumah ini. Bagaimanapun caranya. "Kalau emang lo ingin memperjuangkan Luna. Lo harus cepat bertindak, sebelum gugatannya sampai pengadilan. Bisa panjang urusannya ntar. Gue yakin orang tua Luna akan menggugat lo, D

