Chapter 44. Ikhlas

1386 Kata

"Hidup ini terlalu singkat untuk sebuah penyesalan, cintai mereka yang menyayangimu, maafkan dan lupakan mereka yang menyakitimu" - Imajindah - *** Kenzo mendekatkan sebelah tangan Zahra ke bibir, mengecupnya sesaat, lalu berkata, "Aku kembali untukmu." Zahra tersenyum lebar. "Alhamdulillah ya Allah." Dia memeluk suaminya. Ada bahagia yang tak mampu tertulis dengan kata. Begitu indah. Mungkin, seperti melihat ribuan kembang api di langit berbintang, menyaksikan sejuta bunga yang bermekaran atau memenangkan lotre milyaran. "Jangan terlalu erat! Sakit." Zahra segera melepas pelukan. Saat itu juga dia teringat akan apa yang telah dialami oleh Kenzo. Kecemasan kembali menyeruak dalam hati. Bagaimana bisa dia seceroboh itu dan melupakan kondisi Kenzo yang baru saja lolos dari ce

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN