Mardi kini berdiri dan membuka seluruh pakaiannya, t*******g bulat dihadapan muridnya yang b***l. "Nah Linda, sekarang penutupannya. Kamu akan dapatkan ilmu pintar itu setelah melakukan tugas ini," kata Mardi sambil memegangi penisnya yang tegang. Linda sangat malu melihat gurunya t*******g, soalnya belum pernah lihat burung kecuali burungnya Anto, adiknya. Tapi Linda nggak berani melawan. Mardi kemudian menyuruh Linda berdiri berhadapan dengannya, lalu Mardi meminta Linda mengisapi burungnya. "Kamu sekarang isap burung bapak ini ya.., sama seperti tapi bapak jilatin p***k kamu, ayo cepat gih," kata Mardi sambil menuntut kepala Linda merunduk mendekat ke penisnya. "I... ii.. ya pak," Linda menurut. Bibir mungilnya mengecup p***s Mardi dan lidahnya m******t. Begitu Linda memasukan p***

