BAB : 23

1592 Kata

Selesai mandi, ia dihadapkan pada orang-orang asing yang seperti akan menyerangnya. Dipaksa mengenakan gaun, wajahnya dipermak layaknya celana jeans yang sudah buluk, menjadi bisa digunakan lagi. Dan kesalnya lagi adalah rambutnya malah dibikin ikal. Oke ... ia tak suka itu. Baginya rambut lurus adalah yang paling perfect. Ini aneh, bukan? Datang dari mana, sih, makhluk-makhluk menyebalkan ini? Membuatnya seperti seekor kerbau yang dicolok hidungnya, bahkan untuk berkomentar dan menolak saja ia tak bisa. "Ini sebenarnya aku mau diapain, sih?" "Make-up, Nona," jawab salah satu dari mereka yang sibuk memermak wajahnya. Ini salah satunya, ya ... dan yang lain? Menyiapkan tas, sepatu, mengecat kukunya dan ... begitulah. Ini seperti sebuah salon berjalan. "Iya, aku tau. Tapi maksudnya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN