BAB : 38

1089 Kata

"Farel mana, Sayang?" tanya Melda pada Andine beberapa saat setelah Farel pergi. "Dia pergi, Ma," jawabnya. "Pergi?" "Farel nggak terima saat Benny menyakitiku," ungkapnya. Melda dan Rayn tahu betul bagaimana sifat putra mereka. Nggak akan semudah itu dia melepaskan seseorang yang menyakitinya. Rayn menghubungi seseorang lewat ponselnya. "Kamu jaga Andine, ya," pintanya pada sang istri. Setelah mendapatkan jawaban, ia pun segera berlalu dari sana. "Papa mau kemana, Ma?" tanya Andine pada Melda. "Ada urusan bentar," jawab wanita paruh baya itu dengan ulasan senyum. Bukan tak percaya dengan jawaban mertuanya, tapi di sini ia sedang memikirkan sesuatu. Dirinya mengenal Farel bukan kemarin sore, setidaknya untuk sikap dan sifat suaminya itu ia sudah paham. Dan kali ini ia meyakini k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN