Fatah Pulang

1183 Kata

Fahmi menatap ke arah jendela. Seperti dia sudah merasa baikan, dia harus bisa kembali pulang mengingat anaknya di sana tinggal hanya bersama dengan bibi—pembantunya. "Gimana? Badan kamu udah enakan?" tanya Irdina. "Udah, Alhamdulillah. Mungkin besok kita bisa pulang ya?" tanya Fahmi. "Bisa, Fatah katanya dia bohong sama Natasya. Jadi, dia harus bolos beberapa hari ini." "Baguslah, tidak apa-apa karena, Natasya memang lagi lomba. Jadi takut dia panik atau gimana, Fatah pintar ya," ujar Fahmi membuat Ajeng tertawa. "Kamu ih, pintar boong sih iya." Fahmi ikut tertawa. "Eh-eh kalian pada gosip tentang aku ya?" tanya Fatah dari balik pintu. "Eh kamu ngapain di situ?" tanya Irdina. "Ih Dina, enggak apa-apa," ujar Fahmi. "Tuh Papa aja enggak marah," ujar Fatah. "Oh kalian saling bela-be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN