BAB 47

3298 Kata

Syaoran sedang duduk di tendanya, mempelajari bilah jiannya. Keseimbangan pedang itu sempurna di tangannya. Kekuatan kegelapan membuatnya bersinar lebih cemerlang dari yang pernah ada, dan ujungnya cukup tajam untuk membuat matanya sakit saat pandangannya beralih ke sana. Betapapun terpesonanya dia dengan senjata itu, ada sesuatu yang menggerogoti pikirannya. Sesuatu yang dia lupa lakukan. Setiap kali dia berpikir dia mengingat apa itu, itu akan terlepas dari pikirannya lagi seperti air melalui jari-jarinya. Apakah itu anak buahnya di luar? Tidak. Mereka sudah tunduk padanya. Mereka tidak akan bangkit melawan dia lagi. Ada kedamaian di dalamnya sekarang; salah satu yang ada di sana karena mereka sekarang mengerti bahwa mereka aman di bawah komandonya. Yang harus mereka lakukan hanyalah pat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN