Chapter 12.

1528 Kata

Di dalam kamar, Teguh duduk sendirian di atas sajadah berwarna biru. Menghadap kiblat. Pria muda itu baru saja melaksanakan salat maghrib. Selesai membaca doa, tiba-tiba saja Teguh teringat akan kejadian kemarin sore. Sudah satu hari Namira pergi dari rumah ini. Rengekan Namira terdengar begitu nyaring di telinganya. Wajah itu terus saja melintas di matanya. "Pak Polisi Please Tangkap Aku, Pak. Aku mau di penjara saja, Pak. Tolong jangan lepaskan aku, Pak. Izinkan aku menginap di sini untuk beberapa hari lagi, Pak. Aku tidak punya tempat tinggal lagi Pak, kalau aku keluar dari penjara ini nanti aku harus tinggal di mana, Pak." Teguh teringat rengekan Namira beberapa hari lalu saat Teguh akan mengeluarkannya dari penjara. 'Apa gadis itu sengaja mengikutiku sampai ke rumah ini dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN