Namira baru saja selesai menidurkan Kiara. Wajah gadis kecil itu terlihat damai dan tenang saat terpejam. Perlahan Namira meraih selimut untuk menutupi tubuh Kiara. "Tidur nyenyak ya, sayang." lirih Namira seraya tersenyum. Setelah itu dia bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju ke sudut ruangan, mengambil baju Kiara yang kotor dan membawanya ke bawah untuk mencucinya. Kaki Namira menuruni anak tangga pelan. Saat tiba di tangga yang paling bawah, tiba-tiba Bu Arini memanggilnya. "Namira!" Seketika gadis itu menoleh ke arah sumber suara yang baru saja memanggil namanya. "Iya, Bu?" sahutnya lirih. Jujur saja Namira masih merasa malu kalau bertemu dengan Bu Arini. Sejak kejadian tadi pagi. Bu Arini datang dari pintu depan. Berjalan mendekat menuju anak tangga. Di mana ada Nami

