53 Sore hari sepulang kerja, aku dibonceng Arman, berangkat menuju rumah yang disewa bersama dengan Husni dan Ujang. Jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor. Meskipun posisi rumah berada di dalam gang seukuran satu mobil, tetapi ternyata suasananya cukup bersih dan tidak terlalu ramai. Setibanya di tempat tujuan, Arman dan Husni memasukkan kendaraan ke garasi yang pintunya telah terbuka. Samsul keluar dari bagian dalam dan menyambut kami dengan seulas senyuman mengembang. "Rumahnya udah dibersihkan, bisa langsung ditempati kalau mau," ucap Samsul sambil memandangi kami satu per satu. "Gimana, Fai? Mau langsung pindah? Biar agak legaan gitu. Di mess kan sempit," tanya Husni. "Cari mobil sewaan di mana?" Aku balas bertanya. "Gampang, itu urusan abdi," sahut Samsul. "Ya udah, lan

