Abel tengah menelungkupkan wajahnya diatas meja malas, pelajaran hari ini sangatlah membosankan, biasanya Abel akan bersemangat dalam belajar, apalagi ada Aldi yang terus disisinya setiap pagi, tapi sekarang tidak, rasanya sangat malas sekali hanya untuk bertatap muka dengan papan tulis, apalagi dengan guru yang tengah mengajar kini. Jam pelajaran pertama adalah matematika, padahal guru yang mengajar saat ini adalah Metamorfosa, guru terkenal killer dan garang, bahkan melebihi kak ros, tapi itu tidak membuat Abel peduli, semua murid tengah menatap kedepan papan tulis melihat jelas guru tersebut menerangkan pelajaran, tapi tidak dengan Abel yang hanya mencorat-coret bukunya tidak jelas. Abel memangku wajahnya dengan telapak tangan kirinya, sedangkan tangan yang kananya tengah berimajinasi

