Kini Aldi tengah menatap gadis yang tengah terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit. Aldi menarik nafasnya dalam kemudian menghembuskanya perlahan. Sedangkan Calvin tengah berdiri diluar melihat Aldi yang mencoba untuk berinteraksi dengan Clara. Aldi menggenggam tangan Clara yang terasa sangat dingin. Walaupun dihadapanya kini adalah mantanya bukan berarti ia tidak menyayangi gadis itu, apalagi Clara sudah ia anggap seperti adiknya sendiri. Aldi tersenyum kearah gadis itu,"lo mah becanda keterlaluan." Tak ada jawaban sama sekali dari gadis itu, karena yang ada hanyalah bunyi detak jantung yang mendominasi ruangan serba putih tersebut. Aldi menghela nafasnya,"udah gue bilang Clar, kalau dia pergi berarti dia bukan yang terbaik buat lo." Aldi merasa sedih melihat keadaan Clara, Ald

