" Mama " Ucapku mendekati Mama Ku genggam erat tangannya dan mengusap lembut bahunya " Mama hanya salah paham" Ucapku mencoba menenangkan Mama " Telinga Mama masih sehat, masih bisa mendengar dengan jelas apa yang Ibu katakan. Mengapa Ibu menginginkan Imron menyelesaikannya di pengadilan, Jika memang Imron bersalah dimana letak kesalahannya. Jika memang Imron menyakiti, perbuatan apa yang Ia lakukan sehingga membuat Ibu murka " Jawab Mama dengan nada yang sedikit tinggi " Mama. Mama tenang ya. Mama hanya salah paham " Ucapku mencoba menenangkan Mama sekali lagi. " Ibu hanya memperingatkan Mas Imron , tidak ada kebenaran untuk sebuah perselingkuhan . Mungkin Ibu hanya terlalu khawatir sebab Devi begitu dekat dengan Mas Imron terlebih sekarang Mama cukup akrab dengan Devi. Tidak berm

