Seandainya

1071 Kata

            " Aaaaa gue ngapain tadi??  Ya ampun!!!" Bunga histeris sendiri begitu ia menutup teleponnya. Entah keberanian dari mana ia tiba-tiba menelpon Taufik dan menyatakan rindunya pada berondong itu.             Bunga berguling ke kiri dan kanan sambil memekik, sesekali ia menutup kepalanya dengan bantal lalu tertawa sendiri dan kembali berteriak. Yahh mungkin Bunga tengah mengalami kasmaran yang terlambat.             " Ka, udah malam,  Berisik!! " teriak Mama dari luar kamar.             Bunga menutup mulutnya lalu kembali tertawa keras. ...             " Pa, kok ke apartment Mama? Emang Hana engga sekolah?" tanya Hana bingung mendapati papanya mengajaknya menemui Cintya di hari sekolah.             " Papa udah minta ijin ke wali kelas kamu, engga apa-apa kan?  Papa khaw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN