Barisan Patah Hati

923 Kata

            Sudah hampir satu jam Bunga menatap bibirnya dikaca. Senyum tiada henti terbit di wajah manisnya setiap kali ia mengingat kejadian semalam.             Dirinya dan Taufik...?              Bunga memekik malu dan berguling ke kiri kanan dengan lincah.             " Kakak... Makan!!!" teriak Mama dari bawah.             Bunga menatap jam dinding yang Sudah menunjukkan angka 7 lewat 10 menit. Mengambil tas kerjanya ia berlari menuju ruang makan.             Begitu sampai diruang makan, dirinya mengerutkan alis begitu menatap sosok yang tidak ia sangka tengah makan dengan lahap.             " Kok bengong kak?  Sini duduk sebelah Reza."             Dengan pelan Bunga duduk disebelah pria itu. Reza sama sekali tidak menatap ataupun meliriknya membuat Bunga merasa canggun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN