Tanpa Sebab

1113 Kata

            Perlahan Reza membuka matanya. Keringat membasahi tubuhnya membuat ia merasa lengket. Kepalanya terasa lebih baik dibanding sebelumnya. Sepertinya obat yang diberikan Bunga bekerja dengan baik.             Bunga? Reza langsung terduduk dan melihat sekelilingnya berharap gadis itu masih ada disini.             Hening.             Sepi.             Reza menghela napas dan kembali berbaring. Ia menutup mata dengan lengannya, mencoba untuk tidak terlalu berharap meskipun hatinya sudah terlanjur kecewa.             Tentu saja Bunga tidak akan sudi berada disini. Gadis itu pasti sekarang tengah berpacaran dengan berondong baru gede itu.             " Pembohong." gumam Reza mengingat janji Bunga yang akan pulang ketika ia terbangun.             " Siapa yang bohong?" Re

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN