Author pov “Woi Chacha Maricha!” “Hmmmmm, Paman muda.. berisik!” Chacha menguap lebar. Matanya sudah lima watt ketika Kang Pek merebahkan diri di sampingnya. “Ish, susah payah aku menyelinap kemari.. lu malah ninggal tidur,” keluh Kang Pek. Chacha memaksa matanya terbuka lebih lebar. Dia menyeringai lebar melihat Kang Pek yang mengenakan piyama bergambar sinchan. Tepat di s**********n Kang Pek, celana piyamanya bergambar belalai gajah. “Badboy!” ia menowel benda di s**********n Kang Pek. Kang Pek menjerit lirih setengah mendesah. “Hushhhh!! Nanay dan Mamah apa sudah tidur?” bisikku mendesis. “Amannnnn,” sahut Kang Pek dengan sebelah mata berkedip. “Serius
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


