Bab Empat Puluh Lima

557 Kata

Kemeriahan pesta pernikahan Damar dan Adjani tiba- tiba terasa terganggu, setidaknya begitu yang Sasi rasakan. Bukan terganggu oleh masalah teknis dari pihak vendor maupun dari kondisi alam. Bukan juga gangguan dari hadirnya orang ketiga dari masa lalu kedua pengantin tapi dari tatapan orang- orang padanya. Tidak secara terang- terangan. Tapi begitu terasa berbeda oleh Sasi. Kebanyakan dari tamu yang hadir seperti curi- curi pandang padanya. Bahkan ada yang sampai memandanginya dari atas kepala sampai ujung kaki dalam diam namun penuh tanya bahkan ada yang dengan penghakiman pula! Sasi bukannya sedang ke geeran tapi memang begitulah faktanya. Sasi merasa dirinya yang sedang menjadi tokoh utama dalam acara tersebut tapi dalam konotasi negatif. Ada apa sebenarnya ini? Sasi kembali melempa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN