Dimas dan Juwita menghentikan langkah mereka saat mendengar pembicaraan serius dari dalam rumah Melati. Akhir pembicaraan yang membuat keduanya tercengang. Juwita sendiri sangat terkejut, pasalnya Melati tak pernah bercerita apa pun tentang hal ini. ‘Melati di lamar?’ Batin Dimas yang terkejut. Ia tak menyangka jika secepat ini hubungan antara Melati dan lelaki yang pernah menjadi majikannya. Dimas menundukkan kepalanya menahan sesuatu yang terasa menyakitkan dari dalam dadanya. Juwita yang melihat perubahan ekspresi pemuda di sebelahnya seolah mengerti bahwa pria ini sedang kecewa. “Jadi bertamu atau kita pulang?” Juwita menyenggol lengan Dimas lalu berbisik. “Hah. Nggak apa. Sudah terlanjur sampe sini." Dimas memaksakan senyum. Walaupun hatinya di penuhi tanda tanya. “Ya udah. K

