“Asha, sebenarnya ada hal lain yang mau aku ceritakan juga sama kamu” katanya dengan wajah serius yang membuatku penasaran dengan ceritanya. Aku mengalihkan perhatianku pada Yennie karena penasaran dengan apa yang akan ia ceritakan padaku. “Kamu ingat Adam kan? Temanku semasa kuliah” tanya Yennie padaku saat memulai ceritanya. Aku mengangguk, lalu menggeser posisi dudukku agar lebih dekat dengannya. Dan mengalihkan perhatianku sepenuhnya pada Yennie. “Ternyata kami satu kantor. Dan ia juga akan ditugaskan di Bali bersama aku dan dua orang lainnya sebagai tim” katanya saat memulai ceritanya. “Kok bisa?” tanyaku tak kalah heran. “Ya, setelah aku tanya ternyata ia karyawan yang baru direkrut perusahaan dan akan di tempatkan di sana sebagai ketua tim dari kantor pusat” jawabnya. Aku kem

