"Kak Josh, kenapa Kakak disini?" Kening Brie mengkerut penuh tanya, jantungnya berdebar kencang merasa gugup dan tanpa sadar melangkah mundur, tapi pria yang ditanya hanya tersenyum kalem dan malah berjalan mendekatinya. "Aku disini untuk menyambutmu. Kau tidak senang? Sini sayang, biar aku bantu bawakan barangnya pasti berat kan?" Sambut Josh hangat sambil meraih pegangan koper Brie dan menariknya, dengan inisiatif berjalan mendahului Brie di depan seolah tempat ini apartemennya sendiri. Brie memperhatikan dari belakang Josh menarik koper besar itu dengan begitu enteng, tidak seperti dirinya yang harus bersusah payah dan berkeringat. "Kak Josh, kenapa Kakak masih menemuiku? Aku sudah bilang kan tidak ingin kita ketemu lagi!" Brie berlari kecil mengejar pria di depannya yang saat ini sud

