Brittany's POV "Aku takut, sejak pertama kali melihatmu, terus terang aku takut jatuh cinta padamu, pada pesonamu. Aku takut semua prinsip yang aku pegang teguh selama ini luntur... aku selalu bersikeras menyangkal rasa cintaku padamu. Aku sangat bodoh, pengecut dan munafik! Pada akhirnya semuanya memang sudah luntur dan hancur..." tutur Greg panjang lebar sambil tertunduk menatap lantai yang dingin. "Lalu... Apakah itu salahku?" Aku memotong tak sabar, suaraku bergetar menahan emosi. "Kenapa kau malu dan takut jatuh cinta padaku, huh? Malu karena kau sudah punya kekasih yang jauh lebih cantik dariku? Apa kau malu jika terlihat bersamaku dan ketahuan kekasihmu? Tapi kau tidak malu saat menyentuhku dan memperlakukanku seperti istrimu!" cecarku padanya. Dia hanya terdiam mendengarkan da

