Impoten 25

1349 Kata

Enjoy Reading. *** Jovan mengeliat bangun. Merasakan silau di wajahnya. Heran ... tumben Zahra membiarkannya bangun siang? biasanya Zahra akan berusaha keras membangukannya sampai Jovan mau turun dari ranjang dan melaksanakan sholat subuh. Jovan menoleh dan seketika ingatan semalam memasuki memorinya. Ia tersenyum, menopang kepalanya dengan sebelah tangan sambil mengamati Zahra yang masih tertidur pulas. Pantes Jovan bisa bangun siang. Zahranya saja masih tertidur nyenyak. Pasti karena kecapekan melakukan kegiatan semalam. Jovan mengelus punggung Zahra yang tidak tertutup selimut. Dan tersenyum lagi mengingat semalam. Ia yang sudah membenarkan posisi tidur Zahra semalam agar lebih nyaman. Selain itu, kalau Zahra di biarkan tidur dengan kaki terbuka lebar, bisa-bisa bukannya istirahat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN