Impoten 58

940 Kata

Enjoy Reading. *** Zahra melepaskan ciumannya hingga membuat Jovan mendesah kecewa karena masih merasa kurang. Sudah lama istrinya ngambek dan setelah berbaikan tentu saja Jovan berharap Zahra akan segera memberikan jatah harian padanya. Zahra melihat wajah suaminya dengan sedih. "Zahra juga minta maaf sudah bikin mas Jovan sakit hiks." Ya ampun kenapa masih maaf maafan sih. Jovan tuh enggak akan pernah marah sama Zahra. "Hustttt, mas enggak apa-apa sayang, demi kamu apa pun akan mas lakukan. Bahkan nyawa pun kalau kamu minta. Mas akan berikan," ucap Jovan dengan lancar. "Mas enggak boleh ngomong  begitu, sudah Zahra bilang, Zahra  enggak  mau kehilangan mas Jovan." Zahra kembali memeluk Jovan semakin erat. "Zahra ... kamu itu sangat  penting bagiku. Asal kamu kembali sama aku, Pas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN