Impoten 55

1047 Kata

Enjoy Reading *** "Hay mas Jovan. Butuh bantuan?" Jovan menoleh ke arah seorang wanita cantik yang tersenyum kepadanya. "Maaf siapa ya?" Jovan benar-benar lupa. "Aku Mirna. Rumah baru kamu sama rumahku cuma jarak dua rumah kok. Masak enggak tahu?" "Oh ... Maaf aku benar-benar lupa." Jovan merasa tidak enak karena ada beberapa tetangga yang mulai memperhatikan mereka. Mirna tersenyum kecut. Sebagai kembang desa yang sudah terkenal kecantikannya dia merasa terabaikan. Karena baru kali ini ada yang lupa sama namanya. Terang-terangan lagi. "Mirna bantuin ya mas." Mirna mengambil beberapa kantong yang berisi buah. Saat ini memang Jovan sedang belanja untuk memenuhi isi kulkasnya. Siapa tahu hari ini Zahra mau datang dan mau tinggal di rumah baru miliknya. "Enggak usah. Aku bisa sendir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN