M.A.B (35)

3422 Kata

Sudah waktunya pulang kerja, semua karyawan berhamburan keluar ruangan menuju lift. Sama seperti yang lainnya, Belvina harus antre menunggu giliran masuk lift. Dari arah berlawanan terlihat Barra bersama kedua sohibnya sedang berjalan menuju lift. Sampai didekatnya, semua karyawan menyisir kepinggir agar membiargan CEO dan manajernya yang tampan itu naik lift lebih dulu.   Salah satu pintu lift terbuka, tidak ada karyawan yang berani masuk dan membiarkan ketiga atasannya itu yang masuk lift lebih dulu meskipun mereka sudah antre sejak tadi. Dari sekian banyak karyawan yang menunggu lift, hanya Belvina yang Barra cari dan ia perhatikan. Bahkan, Zayn saja tidak menyadari jika ada gadis itu diantara kerumunan, tapi Barra dengan mudah menemukannya.   Belvina menatap ketus Barra yang kini m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN