M.A.B (65)

1665 Kata

Barra terkejut melihat kini ibunya ada di kantor, ia tidak sendiri melainkan bersama kakaknya, Alcira. Melihat Barra berpelukan seperti itu membuat Dilara naik pitam, ia tak menyangka anaknya tak tahu malu berpelukan dengan gadis miskin seperti Belvina didepan umum dan berfikir bahwa semua itu adalah kesalahan Belvina.   Dengan langkah cepat Dilara menghampiri Belvina lalu menampar gadis itu dengan sangat kencang.   PLAK…                                           “ Dasar perempuan murahan! “ caci Dilara membuat Barra terkejut sedangkan Alcira yang kini berdiri di belakang Dilara nampak tersenyum puas melihat Belvina memegangi pipinya yang terasa panas akibat tamparan kencang ibunya.   “ Mamah!! “ Seru Barra dengan mata melebar, ia segera mendekati Belvina yang kini diam melongo ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN