Belvina memoles lipstik di bibirnya sebagai tahap terakhir dirinya selesai merias diri untuk pergi ke kantor. Dia mengecek kembali isi tasnya untuk memastikan tidak ada barang yang tertinggal. Setelah merasa semuanya sudah beres, ia bangun dari duduknya. Dia ingin segera keluar kamar tetapi tidak jadi karena pandangannya kini berhenti di sebuah mading yang menempel di kamarnya terdapat potongan foto Barra yang Belvina ambil dari koran. Belvina tertawa kecil melihat Barra nampak buruk rupa karena dia corat – coret wajahnya. “ Selama beberapa hari ini kamu lolos dari coretan karena gak terlalu buat belvi kesel. “ Ucapnya menatap mading itu. Beberapa hari terakhir ini, Belvina memang tidak pernah mencoret lagi foto Barra karena lelaki itu tidak membuatnya sangat sakit hati seperti kemarin

