Dirga sedang menghabiskan waktu makan siangnya bersama Rachel. Semenjak Sandra pergi Rachel menjadi lebih manja dan lebih sering minta ditemani. “Bentar ya ayang,” ucapnya ketika ponsel di sakunya berdering. “Eh, si Dev?” gumamnya. “Siapa Beb?” tanya Rachel. “Bentar, ini Dev telpon,” Dirga bersiap menerima panggilan dari sahabatnya itu. “Hal ….” “Lu kenal Prass itu siapa?” Dev langsung menembak pertanyaan sebelum ucapan ‘halo’ dari Dirga selesai. Dirga langsung melongo heran. Kenapa Dev mendadak bertanya seperti ini dan darimana dia tahu nama Prass. “Lu nanya apa sih bro?” “Gak usah berbelit-belit, lu jawab aja. Prass itu siapa?” desak Dev. “Eng ….” Dirga kebingungan mau menjawab. Serba salah apalagi di depan Rachel. “Bentar Dev,” Dirga membekap ponsel dengan tangannya agar tid

