Mia menatap Felix yang masih saja mengabaikannya. Lelaki itu benar-benar tidak menghiraukannya sama sekali, bahkan saat ia menatap intens pun dia sekarang jadi tidak terganggu. Padahal biasanya dia akan menyahut. “Jangan lihat-lihat, nanti jatuh cinta.” Lalu berbagai kalimat lain yang senada. Tapi kali ini Felix tidak menyahutinya sama sekali. Padahal ia sudah bersiap dengan balasan lain selain, “Kau terlalu percaya diri, aku juga tidak berminat pada lelaki yang jauh lebih tua sepertimu.” Ia harus menggunakan cara lain untuk mendapatkan atensi lelaki itu, agar Felix setidaknya mau berbicara dengan ayahnya walau sebentar. Akan tetapi lelaki itu sepertinya sudah tahu semua yang sudah ia rencanakan. Sayang sekali. “Mr. Dalbert sudah berada di Swiss, kau tidak perlu terus

